Gangguan Obesitas

OBESITAS


Penyebab obesitas

Obesitas dapat terjadi ketika kita sering mengonsumsi makanan berkalori tinggi. Sebenarnya mengonsumsi makanan berkalori tinggi tidak selalu menjadi masalah asalkan sesuai dengan aktivitas yang dilakukan tiap harinya. Namun, jika kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk dan tidak diimbangi oleh aktif berolahraga, maka sisa energi dari hasil pembakaran kalori tersebut akan disimpan di tubuh dalam bentuk lemak. Lambat laun, penumpukan lemak tersebut akan bertambah dan membuat tubuh terlihat membesar alias gemuk.
Selain akibat makanan tinggi kalori dan kurangnya melakukan olahraga, obesitas juga bisa terjadi karena:
  • Faktor keturunan (genetik)
  • Efek samping obat-obatan (antidepresan, obat antiepilepsi, kortikosteroid, dan diabetes)
  • Komplikasi dari penyakit tertentu (sindrom Cushing dan hipotiroidisme)

Hasil gambar untuk obesitas

Obesitas di Indonesia

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) pada tahun 2008, sekitar 4,8 persen dari total penduduk Indonesia mengalami obesitas. Diperkirakan, kondisi ini dialami oleh 6,9 persen pria dan 2,6 persen wanita dari seluruh jumlah penduduk.


Resiko yang dapat diakibatkan obesitas meliputi :

  • Peningkatan risiko penyakit jantung
  • Tekanan darah tinggi
  • Diabetes
  • Masalah Pernapasan
  • Masalah Tidur
  • Orang yang mengalami obesitas juga memiliki masalah emaosional yang lebih tinggi, dengan masalah berat badan cenderung memiliki rasa percaya diri yang rendah dan minder. Selain itu perasaan depresi, kecemasan, dan gangguan obsesif kompulsif juga dapat terjadi.

Cara untuk mengatasi obesitas dan kegemukan mencakup :

  • Merubah kebiasaan makan (makan perlahan-lahan, yang nantinya secara rutin).
  • Mengontrol pola makan serta menyeleksi makanan yang akan dikonsumsi (mengurangi makan makanan berlemak, hindari junk food dan fastfood).
  • Kontrol porsi dan mengkonsumsi sedikit kalori.
  • Meningkatkan aktivitas fisik (terutama berjalan) dan merubah gaya hidup lebih aktif.
  • Makan bersama keluarga, bukan sambil menonton televisi atau di depan komputer
  • Tidak memberik
  • an makanan sebagai hadiah
  • Batasi ngemil

Sumber :
http://www.alodokter.com/obesitas
https://yenitresnawati77.wordpress.com/
https://www.youtube.com/watch?v=64yAzs5ywlc
https://goo.gl/images/4fWAHs

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara membuat pot bunga mozaik keramik

PERISKOP

TELESKOP